Seminar Kesehatan yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Kesehatan pada hari Ahad tanggal 12 Januari 2020. Dalam seminar ini tema yang kami angakat adalah penanganan kantuk dalam ilmu kesehatan yang dikaji dalam prespektif anatomi fisiologi, obat-obatan dan gizi. Acara ini di moderatori oleh salah satu dosen Farmasi  Al-Ustadz Rizki Awaluddin M.Biomed dan dengan keynote speaker dr. Agus Trijono MARs menjabat sebagai direktur Rumah Sakit Umum Gemolong Sragen yang dalam kesempatan ini fokus membahas anatomi fisiologi mengenai kantuk. Kemudian dialnjutkan dengan narasumber kedua yang tidak kalah pentingnya yaitu peninjauan kantuk dari segi ilmu gizi yang disampaikan oleh Ustadzah Amilia Yuni Damayanti S.Gz, M.Gz menjabat sebagai wakil dekan  II Fakultas ilmu Kesehatan. Dan penyampaian terakhir tinjauan ngantuk dengan obat-obatan yang disampaikan oleh Al-Ustadz Amal Fadholah, S.Si, M.Si, Apt yang menjabat sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Darussalam Gontor.

Dr Agus trijono memaparkan bahwa mengantuk adalah suatu hal yang wajar dan menjadi tidak wajar apabila mengantuk terus-menerus “IDIOPATHIC HYPERSOMNIA” Penderita merasa sgt mengantuk, bahkan bisa tidur di mana saja, Setelah terbangun, tidak merasa lebih segar,  Setelah terbangun, tetap merasa mengantuk, Penderita akan merasa sulit berpikir jernih dan sulit konsentrasi (galfok), menjadi malas melakukan apa saja, Sehingga bisa menurunkan produktivitas. Dan terakhir beliau mengatakan idiopathic hypersomnia bukan penyakit yang mengancam keselamatan jiw, hanya saja akan menganggu produktivitas masing-masing indifidu.

Kemudian pemaparan selanjutnya di sampaikan oleh Al-Ustadzah Amilia Yuni Damayanti S.Gz, M.Gz yang menjelaskan mengenai pola hdup (tidur) Rasulullah, jika kecukupan gizi sudah cukup dan tetap masih mengantuk, disunnahkan bagi umat Rasulullah untuk tidak melakukan aktifitas setelah sholat isya melainkan aktifitas yang bermanfaat. Jadi dapat di simpulkan untuk beristirahat setelah isya jika tidak ada kegiatan lain.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *