PROGRAM KREATIFITAS MAHASISWA-PENGABDIAN MASYARAKAT (PKM-M) “SOSIALISASI BAPAK PIONEER KESEHATAN KERJA” PADA KELOMPOK TANI DI DESA JEBENG KECAMATAN SLAHUNG, PONOROGO OLEH MAHASISWA K3 UNIDA GONTOR

KEGIATAN

pertanian
Bidang pertanian merupakan salah satu mata pencaharian di sektor informal yang dominan karena menyumbang PDRB tertinggi Kabupaten Ponorogo pada umumnya dan di Desa Jebeng, Kecamatan Slahung khususnya. Kesehatan pekerja di sektor pertanian perlu mendapat perhatian khusus karena produktifitasnya secara tidak langsung mempengaruhi kesejahteraan ekonomi masyarakat di Kabupaten Ponorogo. Salah satu upaya meningkatkan kesehatan pekerja adalah adanya pendampingan kader Upaya Kesehatan Kerja. Upaya ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga insan cendekiawan sebagai bentuk pengamalan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Hal inilah yang melatarbelakangi Program Kreatifitas Mahasiswa-Pengabdian Masyarakat berjudul Sosialisasi Bapak Pioneer Kesehatan Kerja pada Kelompok Tani “Enggal Mulya” Desa Jebeng, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo. Pelaksana kegiatan tersebut adalah Fadli Mudztahidin (mahasiswa semester 4) dengan pembimbing Ibu Sisca Mayang Phuspa, S.Km., M.Sc. Kegiatan PKM-M tersebut didanai oleh hibah internal LPPM Universitas Darussalam Gontor.
Tujuan kegiatan tersebut adalah: (a) untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Ponorogo, khususnya anggota kelompok usaha tani “Enggal Mulya” terhadap pengurangan risiko kesehatan yang terdapat pada pekerjaan di bidang pertanian, dan (b) meningkatkan koordinasi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo sebagai pelaksana program kesehatan dengan Program Studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Universitas Darussalam Gontor sebagai pelaksana kegiatan akademik di bidang kesehatan dalam kegiatan pengabdian masyarakat khususnya program kesehatan kerja.
Kegiatan Sosialisasi Bapak Pioneer Kesehatan Kerja telah dilaksanakan dengan 2 kali pertemuan yaitu pada bulan Desember 2016 dan Januari 2017. Hasil kegiatan tersebut adalah meningkatnya pengetahuan anggota kelompok tani ‘Enggal Mulya’ mengenai faktor risiko serta upaya pencegahan penyakit akibat kerja di bidang pertanian. Selain itu dalam kegiatan ini peserta telah diberikan alat pelindung diri dari bahaya pestisida. Dampak positif kegiatan ini selain yang berhubungan dengan peserta yaitu terbentuknya koordinasi yang baik antara Dinas Kesehatan khususnya Puskesmas Slahung Kabupaten Ponorogo dengan Prodi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Universitas Darussalam Gontor.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *