LABORATORIUM TERPADU FIK UNIDA GONTOR ADAKAN SEMINAR SMK3 DAN SIMULASI PENANGANAN KEBAKARAN

Fakultas Ilmu Kesehatan UNIDA Gontor mengadakan seminar dan pelatihan mengenai K3 dengan tema: “Pengetahuan Dasar K3 Kebakaran” pada hari Selasa, 4 Muharram 1444 yang bertepatan dengan tanggal  2 Agustus 2022. Acara ini diselenggarakan di Aula Gedung Laboratoriun Tepadu Fakultas Kesehatan Universitas Darussalam Gontor lantai 3 dengan diisi oleh praktisi Atut Adin Suparji (Kepala Regu Grup B Dinas Pemadam Kebakaran Dan Penyelamatan Kota Surakarta).

“Kebakaran di tempat kerja berakibat sangat merugikan baik bagiperusahaan, pekerja, maupun kepentingan pembangunan nasional. Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan atau penanggulangan sedini mungkin dengan penyediaan peralatan proteksi kebakaran yang memadai, petugas penanggulangan kebakaran yang ditunjuk khusus, serta penyediaan sistem atau prosedur penanggulangan kebakaran” ujar bapak Atut Adin Suparji.

Laboratorium merupakan tempat dilaksanakannya praktikum dan penelitian sehingga didalamnya terdapat banyak alat dan bahan yang rawan terbakar pada suatu kondis itertentu .Fakultas Ilmu Kesehatan UNIDA Gontor berinisiatif mengadakan pelatihan ini sehingga mahasiswi dan civitas akademik di UNIDA dapat    waspada dan siaga menangani apabila suatu saat terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran di laboratorium saat sedang melakukan praktikum maupun penelitian. Simulasi penanganan kebakaran ini diselenggarakan untuk pertama kalinya dengan mengundang praktisi yang mendampingi secara langsung sehingga dapat memberikan pemahaman dan pengalaman kepada mahasiswi. Selain mahasiswi yang ada di lingkungan FIK UNIDA Gontor simulasi penanganan kebakaran ini diikuti juga oleh Satpam dan pekerja di Unit Usaha Unida Gontor Kampus Putri.

Beberapa materi yang disampaikan dalam seminar ini adalah fase  atau tahapan terjadinya kebakaran, metode pemadaman kebakaran, Alat Pemadam Api Ringan (APAR), tata cara evakuasi kebakaran, cara menyelamatkan diri saat kebakaran, dan lain-lain. Sementara itu  selama simulasi, mahasiswi dibagi menjadi beberapa kelompok dan melaksanakan simulasi kebakaran di tiap-tiap ruang yang ada di laboratorium.

Hal ini juga menjadi usaha dalam mewujudkan implementasi dari surat Al-Baqarah ayat 195 dimana kita diperintahkan untuk selalu menjaga diri dan tidak membiarkan diri dalam kebinasaan:

وَأَنْفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَأَحْسِنُوا ۛ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Artinya:

Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *