Guru Besar Termuda UGM mengunjungi UNIDA Gontor untuk mengisi Workshop Penulisan dan Publikasi Jurnal Ilmiah

Senin, 22 Maret 2022 Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Gontor mengadakan Workshop Penulisan dan Publikasi Jurnal Ilmiah bersama Prof. apt. Agung Endro Nugroho, M.Si., Ph.D., yang diikuti oleh seluruh dosen dan tenaga kependidikan di Fakultas Ilmu Kesehatan. Selain civitas akademika Fakultas Ilmu Kesehatan, kegiatan workshop ini juga diikuti oleh dosen-dosen dari program studi lain serta beberapa dosen dari biro LPPM. Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, apt. Amal Fadholah, M.Si., diikuti dengan sambutan dari perwakilan Biro Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UNIDA Gontor Kampus Putri yang diwakilkan oleh Al-Ustadz Arie Rachmat Sunjoto, M.A. Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan menyampaikan bahwa penting bagi civitas akademik untuk terus memupuk niat dalam melakukan penelitian dan menulis publikasi jurnal. Harapan beliau dari terlaksananya kegiatan workshop ini adalah supaya para dosen dapat mengisi waktu liburan untuk tetap produktif dan menulis artikel publikasi yang dapat memberikan manfaat baik untuk akreditasi institusi ataupun kepangkatan dosen itu sendiri.

Kegiatan Workshop Penulisan dan Publikasi Jurnal Ilmiah yang diikuti oleh civitas UNIDA Gontor secara daring dan luring

Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Prof. apt. Agung Endro Nugroho., M.Si., Ph.D, Dekan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada. Beliau merupakan dosen yang aktif melakukan penelitian serta publikasi di usia muda, sehingga berhasil menjadi salah satu Guru Besar termuda di usia 36 tahun, dan mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI pada tahun 2012. Sejauh ini, beliau telah menerbitkan 80 artikel publikasi di jurnal terindeks scopus, serta memiliki 3 penelitian yang sudah dipatenkan. Dalam pembukaan materi beliau, Prof. Agung menyampaikan bahwa hal penting yang perlu diperhatikan untuk menerbitan artikel di jurnal ilmiah adalah keterpaksaan. Beliau merupakan sosok dengan minat menulis yang tinggi, namun dalam perjalanan karir beliau ada kalanya dimana kesempatan untuk menulis terhalang oleh birokrasi. Dengan kemauan yang kuat dan sebuah keterpaksaan, beliau berhasil melalui masalah tersebut, dan terus melanjutkan untuk menghasilkan karya melalui tulisan dan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah.

Prof. Agung juga memberikan pesan kepada dosen agar disampaikan kepada para mahasiswa atau pelajar saat ini, untuk tidak malu dalam belajar. Ucap beliau, ‘Jangan pernah malu untuk belajar, jangan takut salah, karena namanya belajar, pasti ada salahnya.’ Termasuk dalam culture belajar bahasa inggris, terdapat kebiasaan yang harus diganti ketika ada teman atau sejawat yang berusaha belajar bahasa inggris kemudian salah, jangan ditertawakan. Di era sekarang ini, bahasa inggris merupaan hal yang vital dikuasai oleh civitas akademik, karena hampir semua aspek globalisasi memerlukan keahlian bahasa inggris, terutama dalam aspek kepenulisan artikel jurnal ilmiah. Beliau menambahkan, bahwa sebenarnya kualitas penelitian di Indonesia tidak kalah jika disaingkan untuk publikasi di jurnal internasional bereputasi. Namun seringnya artikel atau manuskrip yang menjadi output penelitian tersebut kurang tersusun dengan baik, sehingga mengurangi kualitas penelitian tersebut.

Di akhir pemaparannya, Prof. Agung menyampaikan kesediaan beliau untuk membantu para dosen di lingkungan UNIDA Gontor yang ingin berkonsultasi dalam hal penulisan dan publikasi artikel dalam jurnal ilmiah. Dekan FIK UNIDA Gontor sangat menyambut baik niat beliau, dan mengajak Prof. Agung untuk mengunjungi beberapa kawasan kampus termasuk Laboratorium Terpadu FIK UNIDA Gontor. Dalam kunjungan tersebut, disampaikan rencana Pendirian Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) tahun ini, untuk membantu memfasilitasi para alumni Farmasi melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Prof. Agung menyebutkan bahwa UNIDA Gontor sudah dianggap baik dalam hal persiapan sarana dan prasarananya, dan siap untuk mendirikan PSPA. Besar harapan beliau bahwa PSPA UNIDA Gontor dapat segera didirikan dan dapat memberikan manfaat yang lebih banyak kepada masyarakat. Acara diakhiri dengan sesi foto bersama dosen Program Studi Farmasi UNIDA Gontor setelah sesi diskusi santai terkait persiapan pendirian PSPA.

Prof. Agung dari UGM berfoto bersama dosen dan tenaga kependidikan Program Studi Farmasi UNIDA Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *