Setelah saya dipelajari, kontaminan dalam makanan dapat terjadi melalui 2 cara yaitu kontaminasi langsung dan tidak langsung. Makanan mulai dari proses pengolahan sampai siap hiding juga dapat memungkinkan terjadinya pencemaran oleh mikrobia. Pencemaran mikrobia dalam makanan dapat berasal dari lingkungan, bahan-bahan mentah air, alat-alat yang digunakan dan manusia yang ada hubungannya dengan proses pembuatan sampai siap santap.

  • Kontaminasi langsung adalah kontaminasi yang terjadi pada makanan mentah, karena ketidaktahuan atau kelalaian baik disengaja maupun tidak.
  • Kontaminasi tidak langsung yaitu kontaminasi yang terjadi secara tidak langsung akibat ketidaktahuan dalam pengelolaan makanan. Contoh = makanan mentah bersentuhan dengan makanan masak, makanan bersentuhan dengan peralatan kotor, seperti piring, semdok, pisau dan lainnya.

Berikut 3 contoh makanan tercemar :

  1. Makanan tercemar akibat kontaminasi tidak langsung yaitu bersentuhan dengan peralatan kotor berupa tusukan atau tusuk lidi

 

Makanan yang ditusuk dengan bambu atau tusukan lidi merupakan kontaminasi biologis dan fisik. Kontaminasi fisik tersebut yaitu benda asing yang bukan bagian dari bahan makanan yang terdapat pada makanan. Sedangkan kontaminasi biologisnya yaitu organisme yang hidup yang menimbulkan kontaminan dalam makanan, yang dapat menyebabkan pencemaran makanan. Dan dari tusukan tersebut ada beberapa bakteri yang menempel sehingga menyebabkan pencemaran pada makanan.

  1. Makanan tercemar karena dihinggapi lalat.

Ketika lalat atau serangga menempel pada makanan kita setidaknya ada 100 patogen atau parasite berbeda yang dapat membawa penyakit, seperti bakteri, virus dan telur parasite. Seekor serangga bisa menyebarkan penyakit ini dalam beberapa cara, diantaranya :

  • Melalui bakteri dan virus pada makanan, kotoran dan tempat kuman yang terkontaminasi lainnya menempel pada tubuh lalat dan bulu-bulu mungil di kaki mereka, dengan begitu mereka terbang dan mendarat di tempat lain seperti makanan, mereka meninggalkan beberapa kuman. Dari situ kita dapat berpotensi terancam terkena penyakit bahkan dari pendaratannya saat mereka terbang pada makanan, meski jumlah pathogen ditransmisikan cenderung kecil.
  • Melalui muntah lalat, saat lalat terbang memakan makanan, mereka tidak menggigit goresan kecil dipiring melainkan serangga tersebut memusnahkan cairan pencernaan ke makanan.Muntahan dari lalat pada makanan penuh dengan kuman dan pathogen didalam lalat hidup lebih lama daripada yang ada di kakinya. Ini berate ada kemungkinan lebih besar bakteri dan virus tetap hidup. Kuman tersebut akan bercampur dengan muntah dan tinggal di mulut sampai hinggap ke makanan dan meninggalkan penyakit. (Intan, 2019)

Lalat dapat menyebarkan e. coli, salmonella, virus hepatitis A, rotavirus, dan helicobacter pylori. Akan tetapi tidak semua lalat akan membawa semua kuman tersebut.Yang disebabkan diatas adalah semua bakteri dan virus tinja yang tidak ada pada semua lalat, tergantung keadaan dan lingkungan sekitar. (Etika, 2019)

  1. Makanan tercemar karena terkena debu

Makanan yang disajikan di pinggir jalan memiliki rasa yang lebih nikmat disbanding dengan makanan yang di café maupun restoran. Sayangnya makanan tersebut beresiko terpapar berbagai debu dan polusi yang berasal dari lingkungan dan jalan raya. Ketika makanan terkena debu maupun polusi dapat menyebabkan penyakit diantaranya :

  • Masalah untuk saluran pencernaan berupa diare karena sudah terkontaminasi kuman dan bakteri.
  • Minuman dan makanan tersebut bias memicu iritasi pada tenggorokan dan menyebabkan batuk.
  • Selain batuk, juga dapat terkena sariawan karena memakan makanan dan minuman yang sudah terpapar debu dan kotoran tersebut.
  • Dan juga debu yang ikut termakan bersama makanan bias memicu kotornya paru-paru sehingga organ ini pun menjadi terinfeksi.
  • Selain dari itu semua kita juga bias mengalami sesak nafas atau asma karena debu yang menyumbat saluran pernafasan. (Joseph, 2016)

 

Oleh : Hasya Syilmi Esyafira

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *